1/2 isi
1/2 isi
wahyuaji
Dalam perjalanan untuk menambah isi "gelas". Berhenti ketika mati. Tapi mudah-mudahan manfaatnya abadi. Selamat menikmati. Semoga ada yang bisa dipetik. Saran, kritik, interaksi lebih lanjut bisa melalui Instagram @podcast.setengahisi.
Mengapa Kita Jadi Gampang Banget Baper di Media Sosial ~ Bincang bersama Ika Karlina Idris
Media sosial digunakan oleh hampir seluruh penduduk bumi. Begitupun di Indonesia. Konon, dalam sehari setidaknya 3,5 jam dihabiskan oleh setiap pengguna media sosial di tanah air. Maka tak heran apabila media sosial dijadikan ajang utama dalam berbagai upaya merebut perhatian publik untuk berbagai keperluan. Mulai dari politik, pemasaran, atau sekadar panjat sosial dari kelompok orang maupun individu. Akibatnya, media sosial menjadi sangat bising. Maunya mencari inspirasi, tapi kita jadi gampang sekali terintimidasi oleh konten yang kita lihat dan perasaan-perasaan aneh yang ditimbulkannya. Informasi melimpah. Tapi banyak sampah. Kita jadi mudah sekali terpapar dan terlibat secara emosional oleh hal-hal yang sebenarnya bukan urusan kita. Gejala apa ini? Bagaimana caranya agar kita bisa tetap waras? Bersama Ika Karlina Idris, Associate Professor di Monash University, kita berbincang.    --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Jul 14, 2022
57 min
Memenangkan hati orang dengan: Bertanya
Ada yang lebih powerful dalam komunikasi selain bicara, yaitu bertanya. Bagaimana cara agar kita menjadi terbiasa dalam bertanya? Yuk dengar episode ini. --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
May 15, 2022
15 min
Kiat hubungan agar rukun. Simple tapi manjur.
Kalau orang sukanya rebutan benar, dia akan sering bertengkar. Tapi kalau dia memilih untuk rebutan salah, hasilnya akan rukun. Ini ungkapan sederhana yang keluar dari ucapan kakek saya. Setelah dipikir-pikir, mengandung 100% kebenaran. Mengapa orang selalu ingin berebut benar? Kalau rebutan salah, apakah berarti anti konflik dan tidak punya pendirian? --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Apr 29, 2022
10 min
Berbicara tapi tidak berkomunikasi. Bisa ya?
Bicara hanya satu bagian saja dari proses komunikasi. Komunikasi masih tetap bisa jalan tanpa harus bicara.  Tapi, yang terjadi biasanya kita hanya bicara, bicara, dan bicara. Lupa atau tidak peduli apakah itu dapat mencapai tujuan komunikasi yang seharusnya dapat menimbulkan saling pengertian dan pemahaman.  Bagaimana agar bicara kita kembali menjadi komunikasi?  --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Apr 24, 2022
10 min
Hampir semua kita punya masalah yang sama: manajemen waktu
Manajemen waktu memang jadi masalah banyak orang. Termasuk saya. Tapi jangan menyerah dulu. Karena waktu memang harus dimanfaatkan seproduktif mungkin, kalau satu cara belum berhasil coba cara lainnya. Saya melakukan cara ini dan efektif, barangkali mau mencoba juga. --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Apr 14, 2022
11 min
Buat yang merasa Bank Syariah dan Konvesional itu aslinya cuma beda istilah saja. Ternyata kita sama ~ Bersama Ahmad Ifham Solihin
Saya termasuk yang merasa bank syariah dan konvensional itu sama saja. Sama-sama kalau kita nabung dapat lebih, kalau pinjam harus bayar lebih. Bedanya di konvensional istilahnya lebih sederhana: bunga. Sementara di bank syariah pakai istilah-istilah dalam bahasa Arab, yang kebanyakan orang tidak hafal dan iya-iya saja biar tidak ribet dan diceramahi dengan dalil-dalil. Perbincangan dengan Ahmad Ifham ini menjadi semacam klarifikasi langsung dengan ahlinya, yang selama ini sangat getol mempromosikan Bank Syariah. Sebagai praktisi Bank Syariah sekaligus penulis banyak buku tentang perbankan syariah, bisakan sudut pandang yang disampaikan oleh Ifham mengubah pandangan tentang syariah dan konvensional yang (tadinya saya merasa) aslinya sama saja? Atau malah sebaliknya.   --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Apr 12, 2022
47 min
Cerita di balik "The Local Enabler", usaha sosial dengan tim kerja yang ciamik - Bincang dengan Dwi Indra Purnomo
Lulus kuliah paling cepat bukan karena paling pintar, tapi karena merasa "tersiksa" dengan sistem pembelajaran yang dirasanya tidak menarik, Dwi Purnomo kembali ke kampus dan berusaha membuktikan bahwa pendidikan itu bisa dilakukan dengan cara lebih bermakna. Sehingga lulusannya mampu menjadi outcome, bukan hanya output.  Sejak sepuluh tahun lalu ia membangun The Local Enabler (TLE), yang bukan hanya sebagai sebuah komunitas tapi ekosistem, menampung ide-ide kreatif dari mahasiswa yang sering "diremehkan" di kampus tapi justru berdampak besar di berbagai kelompok masyarakat lokal. Organisasi TLE juga sangat dinamis dengan anak-anak muda yang mengisinya. Menjelma menjadi ekosistem yang sangat produktif dan menyenangkan. Membuat bekerja riang gembira dan produktif itu bukan hanya mitos.  Bagaimana perjalanannya? Yuk simak. --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Apr 3, 2022
44 min
Kenapa ada orang yang susah sekali bilang "Terima kasih"?
Setiap orang senang menerima ucapan terima kasih, tapi ternyata banyak yang sulit sekali mengucapkan kata itu untuk orang lain. Kenapa sih bersikap sedikit manis saja susah? Gimana cara memperbaikinya?  --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Aug 5, 2021
14 min
Tidak ada orang yang suka dikritik. Termasuk kita.
Kalau ada orang yang bilang atau menulis: saya/kami terbuka dengan segala kritik. Jangan gampang percaya, hampir pasti itu adalah kalimat basa-basi. Karena semua orang pada dasarnya tidak suka dikritik. Lalu gimana caranya agar bisa berdamai dengan kritik? Bahkan mengambil untung darinya? --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Jul 19, 2021
12 min
Perluas Zona Nyaman
Begitu banyak orang yang merasa dirinya perlu keluar dari zona nyaman.  Tapi kalau diterjemahkan mentah-mentah maknanya malah jadi absurd. Karena sesungguhnya setiap orang mencari kenyamanan.  Kalau ada orang yang bilang ia mau keluar dari zona nyaman yang sekarang, itu artinya: ia sedang ingin mencari atau menuju ke kenyamanan  yang baru. Artinya, dia tetap mengejar kenyamanan kok; bukan mencari ketidaknyamanan.  --- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app
Jun 25, 2021
14 min
Load more