Pindah kerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain, rasanya sudah semakin biasa. Bahkan generasi sekarang menganggap dua tahun bekerja di satu tempat itu sudah cukup lama.
Saya juga punya teman yang pindah kerjaan. Tapi sudah tidak muda (-muda amat) lagi. Tapi yang kedua, pindahnya sangat banting setir (bahkan buang setir).
Jadi, pekerjaan sebelumnya adalah seorang bankir. Karir itu dijalaninya sejak lulus kuliah, sampai 7 tahun. Berpindah ke beberapa bank mulai dari BUMN, nasional, hingga Bank milik Daerah. Ia mengakselerasi karirnya dengan baik hingga ia menduduki Kepala Cabang Khusus Jakarta dengan dua ratus karyawan di bawahnya plus fasilitas kelas satu.
Tapi 2013, saat berusia 33 tahun, ia buang setir. Mengejar cita-citanya masa kecil: menjadi PILOT. Resign-lah ia dari Bank dan mendaftar lagi ke sekolah penerbang, kemudian menjadi pilot komersial.
Namanya @ekorohmat, dia teman SMA saya saat di Malang. Sama-sama dari daerah yang ingin sekolah ke kota yang lebih besar, kami sama-sama anak dari keluarga kebanyakan. Di Malang, saya tinggal dengan numpang di rumah Bu Dhe; Eko sambil mondok di pesantren di dekat Pasar Besar, Malang.
Dalam pergaulan ABG jaman itu, kami bahkan tidak memiliki fasilitas berupa barang-barang yang bisa dibanggakan. Tapi masa itu tetap menjadi masa-masa yang menyenangkan.
Selengkapnya tentang kok bisa orang berpindah karir/pekerjaan di usia yang tidak lagi muda (apalagi bidang pekerjaannya cukup jauh), apa yang melatarinya dan motivasi kuat dibaliknya, yuk simak di sini.
--- This episode is sponsored by · Anchor: The easiest way to make a podcast. https://anchor.fm/app


