Show notes
Masih banyak orang yang tidak nyaman ketika mendengar kata Feminis atau Feminisme. Kata ini sering diasosiasikan sebagai cara berpikir pemberontak dan perempuan murung yang pemarah. Sebenarnya, kalau mau melihat lebih dekat lagi, menjadi Feminis bisa membantu kita untuk menilai ketimpangan relasi antara laki-laki dan perempuan yang sudah langgeng dalam sistem masyarakat kita yang patriarkal.Feminisme bisa membantu kita untuk membawa kesejahteraan kepada pihak yang paling sering dirugikan dari relasi timpang ini, khususnya perempuan. Dengan menjadi Feminis kita bisa menjamin ruang yang aman bagi adik perempuan, saudara perempuan, ibu, tante, dan nenek kita. Akan tetapi, perjuangan tentu belum selesai. Membicarakan Feminisme dalam lingkup sederhana seperti keluarga, relasi, dan kehidupan sosial kita bisa menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan dan mengidentifikasi persoalan maupun potensi kesetaraan yang ada.Beberapa buku yang menjadi rekomendasi:1. The Second Sex - Simone De Beauvoir2. Persepolis - Marjane Satrape3. We Should All Be Feminist - Chimamanda Ngozi Adichie4. Ada Serigala Betina Dalam Diri Setiap Perempuan - Ester Lianawati Film dan Dokumenter rekomendasi:1. Elona Holmes2. Monalisa Smile3. Period4. Daughters of Destiny --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/monika-harahap/message



